Server SPMB Down Saat hari Pertama Pendaftaran SD di Kota Bogor, Dedi Mulyono: Jangan Sampai Bikin Kacau Tiap Tahun!

Server SPMB Down Saat hari Pertama Pendaftaran SD di Kota Bogor, Dedi Mulyono: Jangan Sampai Bikin Kacau Tiap Tahun!

Bogor [16/6/2025] – Server SPMB Down Saat hari Pertama Pendaftaran SD di Kota Bogor. Pendaftaran masuk Sekolah Dasar (SD) melalui sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Bogor kembali diwarnai masalah. Server SPMB yang digunakan untuk pendaftaran daring dilaporkan mengalami gangguan teknis alias down pada hari pertama pembukaan, Senin (16/6/2025).

Gangguan ini sontak membuat para orang tua panik dan resah. Banyak yang mengeluhkan tidak bisa mengakses halaman pendaftaran, dan orang tua kuatir data tidak tersimpan.

Anggota DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, menyesalkan kejadian ini dan menyebut bahwa hal serupa selalu terjadi setiap tahun, namun tidak ada perbaikan sistematis dari Pemkot Bogor.

“Ini sangat disayangkan. Kita bicara soal pendidikan dasar, masa pendaftaran yang cuma tiga hari, 16 sampai 18 Juni, tapi server malah down di hari pertama. Harusnya Pemkot belajar dari tahun-tahun sebelumnya,” tegas Dedi, Senin (16/6/2025).

Menurutnya, pendaftaran SD adalah momen penting bagi ribuan keluarga di Kota Bogor. Ketika sistem tidak siap dan gangguan terus berulang setiap tahun, ini menandakan lemahnya evaluasi dan antisipasi dari dinas terkait.

“Orang tua itu pasti khawatir. Gagal input data bisa bikin anak tidak dapat sekolah sesuai domisili atau malah tidak masuk sama sekali. Ini urusan serius, bukan sekadar masalah teknis biasa,” tambahnya.

Dedi menekankan bahwa sistem SPMB Online seharusnya menjadi solusi untuk pemerataan akses dan efisiensi, bukan justru jadi sumber stres. Ia meminta agar Dinas Pendidikan Kota Bogor bersama Dinas Kominfo segera melakukan audit sistem dan perkuat infrastruktur server sebelum masa pendaftaran berakhir.

“Kita minta segera ditingkatkan bandwidth, pastikan sistem punya cadangan atau backup server. Jangan sampai SPMB SD tahun ini jadi kisruh hanya karena kelalaian teknis yang berulang,” tegasnya.

Baca Juga : Relokasi yang Terlupakan: Warga babakan baru cipaku bogor selatan Menanti Janji Sertifikat Selama 42 Tahun

Server yang sulit diakses itu juga dibenarkan oleh, Ketua Pelaksana SPMB SDN Kebon Pedes 1, Friska Emilia Aritonang. Kondisi itu disebutnya membuat para wali murid panik.

Friska menyebut penyebab server down sendiri karena banyak warga yang mengakses. Untuk membuat mereka tenang, pihaknya pun tim khusus untuk memberikan pelayanan kepada para wali murid.

Hingga berita ini diturunkan, situs SPMB Kota Bogor masih mengalami akses lambat di sejumlah wilayah. Orang tua berharap pemerintah Kota Bogor segera bertindak cepat agar proses pendaftaran bisa selesai tepat waktu tanpa merugikan calon siswa.

dedi mulyono dprd kota bogor

 

Server SPMB Down Saat hari Pertama Pendaftaran SD di Kota Bogor

Copyright © 2026 Dedi Mulyono