Tanggapi Isu Superflu, Dedi Mulyono Minta Dinkes Kota Bogor Pastikan Ketersediaan Obat dan Lindungi Kelompok Rentan

Tanggapi Isu Superflu, Dedi Mulyono Minta Dinkes Kota Bogor Pastikan Ketersediaan Obat dan Lindungi Kelompok Rentan

Kota Bogor [25/1/2026] – Tanggapi Isu Superflu, Dedi Mulyono Minta Dinkes Kota Bogor Pastikan Ketersediaan Obat dan Lindungi Kelompok Rentan. Menanggapi informasi terkait peningkatan kewaspadaan terhadap sebaran *Influenza A H3N2* atau yang populer disebut “Superflu” di Kota Bogor, Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, meminta Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Kesehatan untuk bergerak cepat namun terukur agar tidak menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Dedi mengapresiasi langkah Dinas Kesehatan yang telah mengaktifkan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) serta memantau tren kasus Influenza Like Illness (ILI). Namun, ia menekankan bahwa kewaspadaan administratif saja tidak cukup. Kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di tingkat paling bawah, yakni Puskesmas dan Pustu, harus menjadi prioritas.

“Sebagai mitra kerja di Komisi 4, saya mendukung penuh langkah deteksi dini Dinkes. Namun, saya ingin memastikan satu hal: ketersediaan logistik dan obat-obatan. Kita tidak ingin mendengar ada warga yang bergejala tapi kesulitan mendapatkan penanganan dasar di Puskesmas, terutama di wilayah padat penduduk,” ujar Dedi, Minggu (25/1).

Politisi PKS dari Dapil Bogor Selatan ini juga menyoroti perlunya perlindungan ekstra bagi kelompok rentan, seperti lansia, balita, dan warga dengan penyakit penyerta (komorbid). Mengingat gejala H3N2 bisa berdampak lebih berat pada kelompok ini, Dedi mendorong adanya *skrining* aktif atau sosialisasi yang lebih gencar di Posyandu dan sekolah-sekolah.

“Superflu ini bukan penyakit baru, tapi daya tularnya cepat. Saya minta Dinkes dan Puskesmas jemput bola dalam edukasi. Ingatkan warga untuk kembali disiplin Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jangan sampai isu ini menjadi ‘bola liar’ yang membuat warga panik, padahal kuncinya ada di imunitas dan kebersihan,” tegasnya.

Baca Juga : Puluhan Siswa Keracunan MBG, DPRD Kota Bogor Minta Investigasi Total dan Evaluasi SPPG

Dedi juga mengimbau masyarakat Kota Bogor untuk tidak meremehkan gejala flu yang tak kunjung sembuh, namun juga tidak perlu panik berlebihan.

“Jika demam tinggi dan sesak, segera manfaatkan layanan kesehatan yang ada. DPRD akan terus mengawal agar pelayanan di RSUD maupun Puskesmas tetap prima dalam menghadapi potensi lonjakan kasus ini,” tutup Dedi.

Tanggapi Isu Superflu Dedi Mulyono Minta Dinkes Kota Bogor Pastikan Ketersediaan Obat dan Lindungi Kelompok Rentan

Copyright © 2026 Dedi Mulyono